Kinerja Dishub dipertanyakan?
MALINGING, Majalah Cilangkahan - Para supir PS (Engkel) jurusan Malingping-Serang hari ini Rabu (22/7/2015) pagi, sekir pukul 08.00 WIB melakukan aksi demontrasi di Terminal Simpang, tuntut Djawatan Angkutan Dalam Negeri (Damri) yang dianggap melakukan kecurangan trayek angkutan umum.
Dalam aksi itu sedikitnya ada enam tuntutan yang dininta para supir PS kepada pihak Damri, mereka menuntut, Damri yang masuk kejalur Malingping-Serang hanya enam armada, mobil besar yang tidak memiliki trayek dijalur Malingping-Serang tidak beroprasi, tidak mengambil sewa disaat mobil PS ngetem di Prapatan, dan mobil yang rusak atau mobil tidak dikenankan diganti disaat oprasi, dan masih ada hal lain yang diminta para supit PS.
U Soleh selaku pengurus mobil PS jalur Malingping-Serang mengatakan, jika aksi kali ini tidak ada tanggapan serius dari pihak Damri, dirinya berserta para supir PS yang lain akan melakukan aksi yang lebih besar lagi."Kalau gak ada jawaban, kami akan demo lagi, kami akan turunkan masa yang lebih banyak lagi,"tegasnya ketika diwawancarai Majalah Cilangkahan Rabu (22/7/205) siang.
Dia menambahkan, aksinya bentuk kekecewaan terhadap pengurus Damri yang melanggar aturan trayek angkutan umum, menurutnya pengelolaan Damri yang kurang baik harus diperbaiki secara menyeruh harus mendapatakan tidakan tegas dari Dinas Perhubungan.
"Seharusnyakan gak harus seperti ini, pihak Damri harus ditindak oleh dishub, jangan dibiarkan, kami juga nyari makan, kalau Damri nyorobot terus kami mau makan apa,"lanjutnya.
Sementara demontran lain mengatakan, ketidak seriusan pihak Dishub yang menutup mata dalam menangani mobil yang melanggar trayek angkutan umum sangat mengecewakan."Dishub diem aja, gak ada tindakan,"Kata Sukri
Cilangkahan
0 comments:
Post a Comment