PANDEGLANG, Majalah Cilangkahan - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pendeglang mendesak Bupati Pandeglang untuk segera mencopot Kepala Badan Penenaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) dari jabatannya. Pasalnya, BPMPPT diduga telah bersekongkol dengan pihak Waralaba, sehingga meskipun banyak Waralaba yang belum mengantongi izin, BPMPPT terkesan tutup mata.
Hal demikian mengemuka dalam aksi demonstrasi HMI Cabang Pandeglang yang digelar di halaman Kantor BPMPPT Pandeglang, Kamis (7/1/2015). Menurut pantauan, aksi yang dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 14.00 WIB itu berjalan kondusif. Mereka hanya membentangkan spanduk tuntutan sambil bergantian berorasi.
Koordinator lapangan (Korlap) Nurul Fikri mengatakan dalam orasinya, kepala BPMP2T harus mundur dalam jabatannya karena dianggap sengaja mendiamkan waralaba tak berizin beroprasi.
"Seharusnya pemerintah dalam hal ini adalah BPMP2T harus memberikan sangsi atau tindakan tegas pada waralaba yang beroprasi tanpa memiliki izin oprasional, bukan malah didiamkan seolah-olah tidak melihat, kalau tidak bisa berkerja lebih baik mundur saja," teriaknya.
Katanya, harus ada tindakan tegas dari pemerintah, bila perlu pecat saja kepala dinas yang bermain.
"Pemerintah harus berperan aktip mengontrol pejabatan yang bermain curang, apalagi ini hal yang sangat penting untuk diawasi," lanjutnya. (Hen)
0 comments:
Post a Comment